1. a). Molekul F2
Molekul
F2 merupakan senyawa non
polar karena senyawa F2 termasuk senyawa biner dwiatom yang berarti
perbedaan keelektronegatifannya sama (= 0 ), kedua inti atom tidak memiliki
kemampuan yang sama untuk menarik electron ke arah dirinya, sehingga electron ikatan
akan terdistribusi secara merata diantara kedua inti akibatnya tidak memiliki kutub
(+) dan kutub (-), tidak dapat larut dalam air, tidak memiliki pasangan electron
bebas (bentuk simetris) dan momen dipol
sama dengan 0 (nol)
b). Molekul H2O
Molekul H2O bersifat polar karena memiliki perbedaan
keelektronegatifan yang besar. Keelektronegatifan O lebih besar dibandingkan
keelektronegatifan H maka ikatan antara O-H adalah polar. Oleh karena kedua
ikatan O-H yang berbentuk V mengarah ke pusat O maka menghasilkan momen dipol
yang lebih besar dari nol sehingga molekul H2O adalah polar. Molekul H2O juga
dapat larut dalam air dan pelarut polar lainnya serta memiliki pasangan
electron bebas (memiliki bentuk molekul yang simetris)
c). Molekul HF
HF bersifat polar karena memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar, atom
F lebih elektronegatif dibandingkan atom H sehingga pasangan elektronnya lebih
tertarik ke atom F yang menyebabkan terbentuknya kutub antara H dan F (momen
dipol tidak sama dengan 0 (nol)), serta memiliki pasangan electron bebas dan
bentuk molekulnya simetris
2. 5 golongan senyawa/molekul utama
yang menyusun material/zat alamiah dan sintesis yaitu :
Karbohidrat
Lemak atau Lipid
Protein
Air
Mineral atau Logam
3. Fungsi
dari setiap golongan senyawa/molekul utama yang menyusun material/zat alamiah dan sintesis bagi
tubuh manusia antara lain sebagai berikut :
a). Karbohidrat
Karbohidrat memiliki beberapa peran
penting dalam tubuh manusia,antara lain adalah :
Sebagai
sumber energi utama. Pada beberapa organ tubuh utama,seperti otak,lensa mata
dan sel saraf,sumber energi yang diperlukan adalah glukosa,dan tidak dapat
digantikan oleh sumber energi lainnya.Dalam proses respirasi,setiap 1 gram
glukosa akan menghasilkan 4,1 kalori
Berperan
penting dalam proses metanolisme,menjaga keseimbangan asam dan basa dalam
tubuh, dan pembentuk struktur sel,jaringan,serta organ tubuh,
Membantu
proses pencernaan makanan dalam prose pencernaan,
Membantu
penyerapan kalsium,
Merupakan
pembentuk senyawa lainnya,misalnya sebagai asam lemak sebagai penyusun lemak
dan asam amino sebagai penyusun protein.
Sebagai
komponen penyusun gen dalam inti sel yang amat penting dalam pewarisan
sifat.Gen terdiri dari asam deoksiribunukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA)
yang merupakan karbohidrat beratom C lima.
Merupakan
senyawa yang membantu proses berlangsungnya buang air besar.selulosa merupakan
polisakarida yang sulit dicerna,tetapi keberadaannya dala sisa pencernaan dapat
mencegah konstipasi(sembelit)
b). Lemak atau
Lipid
Secara umum dapat dikatakan bahwa lemak memenuhi
fungsi dasar bagi manusia, yaitu:
Menjadi
cadangan energi dalam bentuk sel lemak. 1 gram lemak menghasilkan 39.06
kjoule atau
9,3 kkal.
Lemak
mempunyai fungsi selular dan komponen struktural pada membran sel yang
berkaitan dengan karbohidrat dan protein demi
menjalankan aliran air, ion dan molekul lain, keluar
dan masuk ke dalam sel.
Menjadi
suspensi bagi vitamin A, D, E dan K yang berguna untuk proses biologis
Berfungsi
sebagai penahan goncangan demi melindungi organ vital dan melindungi tubuh dari
suhu luar yang kurang bersahabat.
Lemak juga merupakan sarana sirkulasi energi di
dalam tubuh dan komponen utama yang membentuk membran semua jenis sel.
c). Protein
Sebagai
salah satu sumber energi bagi tubuh. Karena setiap gram protein menghasilkan
4,1 kalori. Namun jumlah kalori itu lebih sedikit jika dibandingkan dengan
kalori yang dihasilkan karbohidrat dan lemak.
Mensintesis
substansi-substansi penting seperti hormon, enzim, antibodi, dan kromosom.
Berperan
besar dalam proses percepatan reaksi biologis dalam bentuk enzim.
Mencegah
kerontokan rambut. Karena rambut 97-100% terdiri dari protein keratin.
Berperan
sebagai pengatur dan pembentuk dalam proses pembentukan zat di dalam tubuh.
Sebagai
zat pembangun tubuh.
Mencegah
penyakit kwasiorkor pada anak.
Pembentukan
sel-sel otot dalam tubuh.
Pengatur
keseimbangan kadar asam dan basa dalam sel.
Mendorong
reaksi kimiawi dalam tubuh (biokatalisator). Sehingga berperan dalam mendoron
proses metabolisme.
Pembuat
sel atau jaringan baru.
Sebagai
mekanisme pertahanan tubuh untuk melawan berbagai mikroba dan zat toksik
lainnya.
Menyeimbangkan
produksi hormon.
Menyimpan
dan meneruskan sifat-sifat keturunan dalam bentuk gen di dalam kromosom.
Sebagai
media perambatan impuls saraf.
d).
Air
Pembentuk
sel dan cairan tubuh.
Pengatur
suhu tubuh
Pelarut
zat-zat gizi lain dan pembantu proses pencernaan makanan.
Pelumas
dan bantalan.
Media
transportasi.
Media
eliminasi sisa metabolisme.
e). Mineral
Membantu
dan membina kesehatan otot, jantung dan saraf
Mengatur
tekanan Osmotik dalam tubuh kita.
Membuat
dan menghasilkan berbagai enzim
Mineral
berfungsi mengeraskan, memelihara, dan mengendalikan tulang dan proses faal
dalam tubuh
Mineral
berfungsi sebagai katalis terhadap seluruh proses biokimia dalam tubuh.
Kontraksi
otot dan respon saraf
Mineral
berfungsi sebagi pembentukan struktur dan jaringan lunak dan keras, serta dalam
kerja sistem enzim
Membantu
dan menolong dalam pembuatan antibody
Menjaga
dan mengatur keseimbangan air dan asam basa pada darah
Mineral
berfungsi dalam penyusunan kerangka tubuh, otot dan gigi
Sebagai
aktivator dalam peranan enzim dan hormon
0 Response to "Tugas 1"
Posting Komentar